Wisata di Pantai Pacitan, Coba Uji Adrenalin Naik Paralayang

 

 

 

Natoox.com – Bagi kalian yang gemar berwisata menguji adrenalin, kalian dapat mencoba untuk mengisi waktu liburan di daerah Pacitan dan mencoba paralayang di pantai. Kalian dapat menikmati keindahan pantai sebagai pilihan untuk berlibur di Pacitan. Keindahan alam akan semakin terasa indah bila disaksikan dari atas udara.

Perpaduan dari pemandangan elok dengan sensasi terbang diatas laut akan dinikmati bila traveler berkunjung ke Pantai Buyutan. Semenjak bulan Februari lalu, pinggiran pantai di ujung barat Kabupaten Pacitan dijadikan sebagai spot paralayang profesional.

“Di sini kita bisa terbang soaring. Kalau cuaca bagus kita bisa terbang mulai pukul 11.00 sampai pukul 17.00 sore. Sangat ideal sekali,” ungkap Ridwan Asnan, seorang instruktur paralayang senior asal Malang.

Leaki yang biasa dipanggil Abah Iwan ini mengatakan merasa takjub dengan keindahan pantai dengan tebing yang curam itu. Bagi pemain paralayang seperti dia, medan spot di Pantai Buyutan ini menjadi tantangan. Lantaran area take off langsung berhadapan dengan Samudera hindia. Sedangkan tempat berlanding berbentuk hamparan pasir putih yang memberikan kenyamanan saat pendaratan.

“Di sisi lain jarak area take off dengan landing tidak terlalu jauh untuk kembali lagi. Suatu saat nanti kami ingin mengadakan kejuaraan di sini. Akan kami undang teman-teman dari seluruh Indonesia, kalau perlu dari luar negeri pun kita akan ajak ke sini,” terangnya.

Selama dua hari Abah Iwan beserta rombongan juga mengajak kepada warga sekitar untuk menikmati sensasi permainan paralayang di Pantai Buyutan mulai hari Sabtu (21/4) sekaligus untuk memperingati Hari Kartini ke-139. Para peserta terbang tandem seluruhnya perempuan, diantaranya yakni Chrismilia Natalia.

Pertama kali mencoba olahraga tersebut, pengelola hotel serta restoran ini merasa takjub. Bila biasanya Chrismilia hanya mendengar kisah orang, sekarang dia bisa merasakannya sendiri merasa sangat mengagumi ciptaan sang Kuasa dengan melihatnya dari udara. Syangnya ketika dia tengah terbang tekanan angin tidak bersahabat yang membuat dirinya tidak dapat berlama-lama terbang.

“Harus dicoba. Benar! Amazing ketika kita di atas. Biasanya kan cuma di bawah. Bukan drone lho, tapi bisa melihat dengan mata kita sendiri,” tuturnya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *